Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Oktober, 2022

Prinsip-Prinsip Pembelajaran yang Mengoptimalkan Otak Kanan

Kiat Guru Kreatif KEMBANGKAN OTAK KANAN! "Otak kreatif adalah otak kiri dan otak kanan yang bekerja sinergis" (Dilip Mukerjea) PEMBELAJARAN kita cenderung dominan menggunakan otak kiri, bahkan kekuatan otak kiri dibakukan dengan serangkaian tes IQ (Intelligence quotien). Seseorang yang memiliki skor IQ tinggi dianggap pintar, cerdas, dan jenius. Adapun yang skor tes IQ-nya rendah dianggap bodoh. Lalu bagaimana dengan otak kanan? Apakah pembelajaran menuntut otak kanan yang dominan? Jawabnya ya' dalam tanda kutip. Artinya, dituntut dominan otak kanan dengan tidak mengabaikan otak kiri. Tentu saja contoh konkritnya seperti kita berjalan, yaitu melangkah bergantian kiri dan kanan. Bobby de Potter dalam bukunya Quantum learning membongkar mitos seputar IQ. Banyak orang yang ternilai lQ tinggi pastilah sukses dalam hidup dan kariernya, padahal itu bukan jaminan. Coba kita lihat Bill Gates, pendiri Microsoft Corporation yang pernah menduduki singgasana orang terkaya di dunia, p...

Macam-Macam Metode Pembelajaran

Kiat Guru Kreatif Macam-Macam Metode Pembelajaran  Guru yang kreatif hendaknya tidak hanya terpaku dengan ceramah saat menyampaikan pembelajaran, tetapi juga mampu mengaplikasikan metode pembelajaran aktif, kooperatif, dan lain-lain. Untuk memberikan pengalaman yang berbeda, guru harus membuat aktivitas dalam belajar menjadi bervariasi, sehingga metode pembelajaran yang digunakan harus bervariasi. Misal, dalam proses pembelajaran, apabila guru akan menerapkan metode ceramah, maka ceramah harus divariasikan dengan metode pembelajaran yang lain (Sumiati dan Asra, 2008: 98). Dapat pula ceramah hanya sebagai pengantar saja kemudian menerapkan metode lainnya. Metode pembelajaran sangat beraneka ragam. Metode pembelajaran yang dipilih sepatutnya disesuaikan dengan bentuk dan hasil belajar yang diharapkan diperoleh siswa. Secara umum, penerapan metode pembelajaran meliputi empat kegiatan utama, yaitu kegiatan awal yang bersifat orientasi, kegiatan inti dalam proses pembelajaran, penguatan...

Keterampilan Mengajar yang Harus dikuasai Guru Kreatif

Kiat Guru Kreatif Keterampilan Mengajar yang Harus dikuasai Guru Kreatif Mengajar adalah sesuatu yang kompleks. Tidak hanya sekadar menyampaikan informasi dari guru ke siswa. Banyak kegiatan maupun tindakan harus dilakukan, terutama jika ingin hasil pembelajaran lebih baik untuk seluruh siswa. Untuk itu, kreativitas guru dalam mengatur dan memfasilitasi pembelajaran mutlak diperlukan. Proses pembelajaran merupakan rangkaian kegiatan yang mempunyai tujuan, yaitu diperolehnya hasil belajar pada diri siswa. Hasil belajar itu berupa perubahan tingkah laku, baik berbentuk kecakapan berpikir sikap maupun keterampilan melakukan suatu kegiatan tertentu. Terjadinya perubahan itu dipengaruhi beberapa faktor, bisa dari dalam diri siswa maupun dari luar diri siswa. Salah satu faktor dari luar adalah faktor guru. Segala sesuatu yang dilakukan guru baik dalam memberikan rangsangan, bimbingan, pengarahan, dan dorongan untuk terjadinya proses belajar. BACA JUGA:  Mengapa Guru Harus Kreatif? Beriku...

Apa Saja Persiapan Mengajar yang Harus Dilakukan Guru? (Silabus & RPP)

Kiat Guru Kreatif Apa Saja Persiapan Mengajar yang Harus Dilakukan Guru? Para guru yang efektif seringkali mencatat tiga besar kriteria bagi keberhasilan mereka yaitu persiapan, persiapan, dan persiapan. Perencanaan yang matang tentunya diwujudkan pula dalam penyelesaian administrasi pembelajaran yang matang. Lalu, apa saja persiapan mengajar yang harus dilakukan guru? Perangkat administrasi guru meliputi kalender pendidikan, program tahunan, program semester, rencana pelaksanaan harian, buku pelaksanaan harian, presensi siswa, catatan hambatan belajar siswa, daftar buku pegangan guru dan siswa, analisa KKM, kisi-kisi soal, soal-soal ulangan, buku informasi penilaian, analisis butir soal, analisis hasil ulangan, program pelaksanaan perbaikan dan pengayaan, daftar pengembalian hasil ulangan, buku ulangan bergilir, daftar nilai, laporan penilalan akhlak mulia dan kepribadian siswa, buku tugas terstruktur, buku tugas mandiri. Dalam Peraturan Menteri Pendidikan Nasional nomor 41 tahun 2007...